Disuatu
daerah tinggal lah seorang anak lelaki yang masih kecil umurnya sekitar 8 tahun, dia telah kehilangan ayahnya dan dari saat itulah laki-laki itu tinggal bersama ibunya. Mereka tinggal disebuah gubuk yang kecil dan sempit serta kumuh, tepatnya disekitar hutan-hutan desa tersebut. Ibunya bekerja sebagai pencari kayu dihutan, dan anak lelaki itu juga membantu ibunya agar mendapat kayu yang lebih banyak. Waktu pun terus berlalu hingga ibu anak lelaki tadi sudah tua renta dan banyak diserang penyakit serta ibunya tak kuat jalan untuk mencari kayu lagi, anak lelaki ini juga sudah beranjak dewasa dan tak lama kemudian ibu anak lelaki ini pun telah tiada.
Kemudian
setelah dia kehilangan ibunya ia bekerja mencari kayu kehutan sendirian dan
setelah ia merasa cukup kayu-kayu itu dibawa pulang ia pun merasa lelah dan
duduk dibawah pohon dan sejenak ia merenung dan berkata dalam hati “Tuhan,
mengapa harus aku yang kehilangan kedua orang tuaku?, apa salahku? Aku sudah
hidup susah, dan sekarang aku makin susah setelah ibuku tiada” tiba-tiba ada
seekor lintah berjalan didepan lelaki tersebut dan dengan sebuah keajaiban
lintah tersebut tau apa yang sedang dipikirkan oleh lelaki itu dan lintah itu
berkata “wahai anak lelaki apakah kau ingin hidup yang berkecukupan?” anak
lelaki itu terkejut, ia tak percaya apa yang ia lihat seekor lintah bisa
berbicara. Dan dengan rasa takut ia menjawab “lintah, apakah kau yang berbicara
tadi?” dan lintah berkata “jangan kaget anak muda, aku hanya ingin membantumu”
dengan rasa senang ia berkata “benarkah tuan lintah? Aku ingin supaya aku tidak
bekerja dan hanya meminta dari orang lain apa yang kuminta, dan mereka harus
memberikan apa yang ku perlukan” lintah menjawab “hahaha itu sangat mudah nak,
asalkan kau membawaku kerumah mu karna aku akan menjadi penolong mu dan aku
akan mengajarimu ilmu sihir” dengan senang lelaki muda ini berkata “wah..
apakah benar kau akan mengajariku? Terimakasih tuan lintah” dan lelaki itu pun
segera membawa pulang lintah tersebut dan menyimpannya ditempat yang ia rasa
cukup aman, Lalu lintah itu pun mengajari ilmu sihir dan memberinya sedikit
kekuatan.
Setelah
sekian lama lelaki itu belajar ilmu sihir, ia pun berhasil mendapatkan ilmu
tersebut akan tetapi walaupun ia sudah cukup menguasai seluruhnya, ia harus
tetap menyimpan lintah tersebut seumur hidupnya karena lintah itulah yang
menjadi jimatnya. Lalu dia ditakuti banyak orang didesa tersebut dan apa yang
ia minta kepada rakyat harus diberikan kalau tidak diberikan orang yang tidak
memberikan tadi langsung sakit bahkan bisa mati karena ulah si lelaki penyihir
ini tadi dan bantuan lintah itu, begitulah kejamnya penyihir ini sehingga
orang-orang banyak pergi dari desa tersebut. Setelah berapa lama penyihir ini
berbuat sedemikian rupa, ia sudah cukup tua yang usianya kira-kira 70 tahun dan
pada akhirnya tibalah ajal sang penyihir itu maka selurung warga desa itu
mendatangi rumahnya dan mengurus mayatnya agar segera dimakamkan. Disaat itulah
seorang mengambil kuali yang ada diatas rumahnya untuk keperluan memasak dan
dengan terkejut yang mengambil kuali ini tadi melihat didalam kuali tersebut
terdapat seekor lintah yang sangat besar dan menurut pengakuannya lintah ini
pun sudah berjenggot alangkah seramnya sehingga orang-orang didesa tersebut merasa
terkejut inilah selama ini merupakan kekuatan penyihir lelaki tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar